Kondisi Layanan RS Daya Sangat Memprihatinkan

Meskipun telah menempati gedung baru, Rumah Sakit Daya masih belum maksimal dalam memberikan layanan kepada pasien. Ini terasa sejak pasien masuk sampai ketika berada di ruang periksa/poliklinik.

Ini pengalaman saya pada Selasa, 12 Oktober 2010, sekitar pukul 09.15, ketika menggunakan layanan kesehatan di RS Daya, dengan fasilitas Asuransi Kesehatan (Askes). Saya tidak tahu apakah hal ini juga dialami oleh pasien non Askes, tapi melihat situasi RS yang begitu semrawut, saya yakin pasien kategori apapun merasakan situasi ini.

Waspada Jebakan Garansi, Kenali Jenis-jenisnya

Pertanyaan lazim yang kita ajukan sebelum membeli barang elektronik adalah: “Apakah barang ini bergaransi? Berapa lama garansinya?”.  Dan biasanya kita menjadi tenang setelah mengetahui bahwa barang itu bergaransi, apalagi jika mendengar garansi yang diberikan bertahun-tahun.  Bagi pelanggan utak-atik komputer, pasti masih ingat dengan produk memory (RAM) merk Visipro yang memberi garansi seumur hidup.

Dalam kenyataannya, garansi itu tidak berhenti sampai disitu saja.  Maksudnya, jaminan bahwa suatu produk elektronik memberi garansi bukan jaminan bahwa konsumen akan terlindungi sepenuhnya, terutama terlindungi dengan nyaman.  Apa gunanya membeli barang yang bergaransi seumur hidup, tetapi begitu rusak kita membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk proses klaimnya?

Nah, supaya tidak menjadi korban jebakan garansi, pengalaman berikut ini mungkin bisa membantu.

SCL (1): Apakah Mahasiswa Malas Membaca Buku?

Sejak beberapa waktu lalu, kami dosen-dosen Unhas didorong untuk adopsi Student Centered Learning (SCL) dalam mengajar. Asumsinya, mahasiswa itu orang dewasa yang mampu mengenali harapannya. Selain itu, sumber informasi sekarang tersebar massiv dan mudah dijangkau. Dosen bukan lagi sumber pengetahuan, melainkan lebih berfungsi sebagai “manajer kelas”.

Jangan Menulis Jika Malas Membaca

Otak kita penuh imajinasi. Dan imajinasi itu bisa bergerak sangat liar, kesana-kemari, tanpa batas. Saat sedang kekurangan uang, kita bisa saja membayangkan diri kita adalah seorang yang sekaya Alexander Onassis atau Bill Gates. Saat sedang menghadapi ancaman tilang karena pelanggaran sepele, kita membayangkan diri kita adalah anak atau keponakan Kapolda.

Bahaya Mengancam Tamalanrea

Bagi yang tinggal, atau bekerja, atau kuliah, atau mungkin sering melintasi kawasan Tamalanrea, akhir-akhir ini tentu sering mengeluh soal kepadatan lalu lintas. Ya, awalnya hanya kadang-kadang saja lalu lintas di jalur setelah jembatan Tello, depan M-Tos, hinnga BTN Antara itu padat. Tapi lama-lama, kepadatan itu berubah menjadi macet, terutama pada jam-jam sibuk.

Padatnya jalan memaksa pengendara menggunakan trotoar

Tiga tahun lalu gejala macet ini tidak pernah dirasakan. Tamalanrea yang dalam berbagai kesempatan diperkenalkan sebagai kawasan pendidikan dan pemukiman, mulai diramaikan oleh pembangunan rumah toko (ruko). Lalu Makassar Town Square (M-Tos) juga dibangun. Ruko juga makin bertambah lagi tanpa kendali.

Soal Nickname Iseng (1)

Namanya Rudi Daud. Iya alumni HI Unhas, masuk tahun 1998, entah selesainya tahun berapa, lupa. Dia sekarang bekerja sebagai di salah satu cabang KFC, restoran cepat saji itu, di Makassar. Saya bertemu dengannya pagi ini di KFC tempatnya bekerja. Di dadanya ada papan nama bertuliskan “Rudi Daud / Assisten Manager Restoran”. Wah, dia sudah hampir menjadi manager.