Perjalanan Panjang Menuju Kyoto (2): Doshisha University

Rencana untuk kuliah di Jepang telah ada di benak saya sejak 2005.  Ketika itu, saya menjadi program officer dari suatu proyek kerjasama Unhas dengan The World Bank Institute.  Salah seorang expert dari WBI yang bertugas adalah Eiji Oyamada, Ph.D, yang berasal dari Doshisha University.  Ia nampaknya tertarik dengan pekerjaan saya, dan berkata kepada Wakil Rektor IV Unhas, Dr. Dwia Aries Tina, akan membajak saya ke Kyoto.

Waktu itu saya memang sedang mencari peluang untuk melanjutkan S2.  Saya berpikir bahwa peluang untuk belajar di Kyoto terbuka lebar dengan ketertarikan Sensei Oyamada.  Akan tetapi, Sensei Oyamada ternyata masih berstatus BKO (istilah ini lazim di militer..hehe) di Universitas Paramadina.  Beliau sedang dikontrak oleh universitas warisan Almarhum Nurcholis Madjid itu sebagai Direktur Kerjasama Internasional.

Karena pertimbangan waktu dan usia, saya memutuskan untuk “menunda” rencana kuliah di Kyoto dan mengambil program magister hubungan internasional di Universitas Indonesia, sejak 2008-2010.  Saya masih terus berkomunikasi dengan Sensei Oyamada dan membina hubungan dengan beliau.

Atas rekomendasi beliau, saya berkesempatan mengikuti Summer Course on Managing Integrity di Central European University, di Budapest, Hungaria, pada musim panas 2009.  Di sinilah saya mengerti apa arti “trust” dalam budaya Jepang.  Sekali kita memperoleh kepercayaan mereka, maka selamanya mereka akan mendukung kita.

Selesai kuliah di Universitas Indonesia saya berniat kembali ke Makassar.  Namun komunikasi dengan Sensei Oyamada terus berlanjut.  Awal 2010, Sensei Oyamada kembali ke Doshisha.  Beliau mengatakan bahwa akan mencarikan beasiswa agar saya dapat menempuh pendidikan paska sarjana untuk memperoleh Ph.D di Doshisha University, Kyoto.

Saya mulai mencari-cari informasi tentang kampus ini.  Soalnya, tidak banyak yang mengetahui kisah tentang Doshisha University.  Di Indonesia, orang-orang lebih mengenal Ritsumeikan University, Kyoto University, Tokyo University, dan lain-lain, dibanding Doshisha University.

Belakangan saya tahu, Doshisha University adalah perguruan tinggi “papan tengah” di Jepang menurut versi berbagai lembaga peringkat universitas.  Pada tahun 2009, menurut webomatrics, Doshisha berada di peringkat 50-an di Jepang.  Menurut peringkat THIES University Rank, Doshisha berada di posisi 40-an.

Tetapi Doshisha University adalah universitas dengan tradisi liberalisme dan internasionalisme yang kuat.  Sejarah universitas ini dimulai sejak tahun 1875, pada saat Joseph Hardy Nesheema mendirikan Doshisha masih sebatas lembaga pendidikan bahasa Inggris.  Pada masa itu, Jepang masih sangat kental dengan tradisi yang diwariskan turun-temurun.  Doshisha hadir sebagai bentuk perubahan besar dalam model belajar.

Tradisi panjang terhadap visi liberalisme dan internasionalisme inilah yang membuat Doshisha University dijadikan sebagai salah satu dari 13 universitas di Jepang yang masuk dalam program Global 30 yang diinisiasi pada tahun 2009.  Program ini merupakan proyek Kementerian Pendidikan Jepang yang menetapkan universitas inti untuk internasionalisasi (core universities for internationalization), dengan tujuan merekrut sebanyak mungkin mahasiswa-mahasiswa internasional untuk belajar di Jepang dan sebaliknya.

Kementerian Pendidikan Jepang merencanakan akan merekrut sekitar 300.000 mahasiswa asing untuk belajar di Jepang hingga 2020.  Ke-13 universitas yang ditetapkan sebagai universitas inti untuk tujuan tersebut adalah: Tohoku University, University of Tsukuba, The University of Tokyo, Nagoya University, Kyoto University, Osaka University, Kyushu University, Keio University, Sophia University, Meiji University, Waseda University, Doshisha University, and Ritsumeikan University.

Hal ini menunjukkan bahwa kampus yang saya pilih untuk memperoleh Ph.D adalah universitas yang diperhitungkan di Jepang.  Tentu saja proses seleksi itu dilakukan dengan mekanisme ala Jepang yang ketat.  Maka, tentu tidak salah jika saya boleh berbangga bisa melanjutkan studi di kampus ini.

Untuk memperoleh informasi tentang Doshisha, website kampus di alamat www.doshisha.ac.jp dapat diakses.