Menemukan kembali alamat lama

Blog ini (justishaq.com) pernah populer. Mungkin tidak amat sangat, akan tetapi pernah ada masa dimana saya cukup aktif menulis apa saja, dan di luar sana banyak orang yang senang membaca apa saja.

Pada pemilihan presiden 2014, ketika rivalitas Jokowi dan Prabowo mulai tumbuh, saya pernah menulis topik yang trending. Waktu itu Pilpres telah usai, hasil quick count telah beredar, namun belum ada penetapan resmi.

Saya menulis topik: “Cara Legal Mencuri Hasil Pemilu”. Inspirasinya adalah dari celah UU Pemilu, yang memberi peluang bagi kandidat yang ingin membalikkan hasil paska pencoblosan suara. Waktu itu, saya melihat mekanisme penghitungan suara dan rekapitulasi berjenjang sangat rentan terhadap ulah tangan jahil.

Tulisan itu, bersama url blog ini, tersebar dimana-mana. Forum-forum diskusi internet membahasnya, sosial media membicarakannya. Dan hit domain ini meningkat tajam.

Hingga suatu saat saya abai memperpanjang sewa domain. Beberapa bulan kemudian, saya mendapati alamat domain ini telah beralih kepemilikan. Uniknya, ia dimiliki oleh suatu bisnis wedding organizer di Jepang. Itu tampak dari konten-konten berbahasa Jepang di dalamnya.

Entah kenapa, saya kembali menemukan domain ini tidak bertuan. Nampaknya, pemilik Jepang tersebut tidak lagi memperpanjang kepemilikan. Maka, saya kembali mengklaimnya, dan berhasil.

Setelah alamat ini kembali, semangat saya untuk menulis blog kembali bangkit. Mungkin ada kaitan psikologis dengan nama ini. Just Ishaq, just an ordinary personal blog.(*)

Leave a Comment