Makassar Tidak Terambil

“You can take someone out off Makassar. But you can’t take Makassar out off someone”. Begitulah… Kalian bisa mengeluarkan seseorang dari Makassar, tapi kalian tidak akan pernah bisa mengeluarkan Makassar dari dalam diri seseorang.

Kalimat ini pertama saya dengar dari teman, dulu adik angkatan di Unhas. Namanya Erlita. Dia cantik, modern, dan bertahun-tahun tinggal di New York. Tapi ketika berbicara, kalimatnya dipenuhi: mi, ji, ki…

Beberapa tahun ini saya tinggal di Kyoto. Maka sering sekali saya memposting foto atau berbagi pengalaman tentang kota ini. Seorang rekan, saya yakin ia bercanda, bilang: “takkala sekalian pindah mi ki di situ”. Teman ini tentu mengira saya mengagungkan kota ini.

Saya sarapan dan minum kopi di Starbucks yang saya lewati dalam perjalanan ke kampus. Suasananya jauh dari keriuhan dan keramahan warkop ala Makassar.

Tapi di meja ini, saya bisa menghadirkan Makassar melalui tumbler kopi. Lumayan, selain bisa bantu promosikan kota, juga dapat diskon 10% karena bawa tumbler sendiri. Hehehe…

Yes, we are always Makassarian… – at Starbucks Coffee 京都三条大橋店

View on Path